16 January 2008
Pengunjung ke 100
Jika dibandingkan blog teman2ku yang lain mungkin angka ini tidak ada apa2nya. Tapi satu hal yang kupelajari adalah saat kau merawat sesuatu maka sesuatu itu akan tumbuh dan berkembang. Hukum alam lagi2 terjadi, tidak ada satupun yang terjadi di dunia ini terjadi karena suatu kebetulan. Semua terjadi karena ada pikiran yang menariknya, ada usaha untuk mewujudkannya dan ada berkah yang membuatnya terjadi.
Semoga tulisan2 kecil yang seringkali terserak di kepala ini saat aku letakkan disini lebih berguna untuk semuanya. Dan pada akhirnya kuharapkan bisa memberi impact terhadap yang membacanya. Baik atau buruk itu adalah suatu penilaian subyektif yg sangat wajar, karena blog ini dibikin sebagai penyaluran kenarsisan (karena ceritanya selalu tentang diri sendiri) dan belajar memaknai waktu (karena pada akhirnya waktulah yang akan menghentikan eksistensi kita didunia ini)
15 January 2008
Jualan informasi
Karena banyaknya blog yg ada, maka lagi2 dunia informasi mulai bergeser. Klo dulu orang banyak mengandalkan google, yahoo ato search engine yg lain untuk mendapatkan informasi, maka sekarang hal itu tak cukup. Bisa2 kita tersesat di rimba informasi internet. Jika ingin menjadi yang terdepan maka lagi2 seperti jualan didunia nyata, cari ceruk pasar mana yg akan digarap. Ibarat toko, maka saat semakin banyak toko, maka toko kita harus punya keunikan sendiri agar orang mau mampir dan beli. Celakanya ditoko yg ada di internet ini harganya cenderung pada persepsi orang, jadi ga mungkin banting2an harga seenak jidat.
Ini juga kesempatan untuk think globally, act locally, maksudnya mulailah mendunia dengan melakukan sesuatu dari apa yg kita kerjakan sekarang. Internet benar2 telah membuat dunia menjadi datar, semakin besar kesempatannya, semakin tinggi pula persaingannya
Jadi klo boleh menyarankan, terutama untuk diri khotib sendiri (macam dikhutbah Jum'at...:) maka lebih baik berinvenstasi dengan apa yang ada dikepala daripada menghabiskan uang untuk sesuatu yang dipakai di badan. Karena pada akhirnya apa yg ada dikepala yang akan menjauhkan atau mendekatkan diri kita pada Allah SWT.
14 January 2008
Jejak kecil sang pejuang takdir
Sejak dua minggu yang lalu jam biologisku mulai berubah, bukan sesuatu yang signifikan mungkin, tetapi yg jelas adalah suatu kemajuan yang patut dirayakan. Alhamdulillah kewajiban yang lima lancar dikerjakan, pagipun bukan waktu yang terlewatkan. Tetapi tetap saja ada hal2 yang perlu diefektifkan.
Sejak bisa bangun pagi waktuku jadi serasa sangat panjang, celakanya aktifitasku tak berubah banyak, jadinya yang terjadi adalah kebanyakan waktu itu diisi dengan membaca dan mengerjakan rencana2 yang entah kapan akan dilaksanakan. Apa yang aku pelajari dari situ? Yang jelas aku merasa bahwa ini adalah milestone dalam hidup yang menyardarkanku bahwa hidup adalah suatu perjalanan panjang, dan harga sebuah kesuksesan adalah disiplin dan keseimbangan hidup.
Jadi dua minggu ini, saat aku mulai bisa bangun pagi adalah sebuah jejak kecil sang pejuang takdir (Bi sori ya dipake ni istilahmu...:). Yang akan kukerjakan sekarang adalah mengisinya, konsisten dan mencatatnya dalam keseharian.
Tersesat dalam informasi
Pembicaraan setelah permainan Cashflow Game dilanjutkan tentang kisah percintaan seorang kakak dan rencana bikin coaching session untuk topik baru. Cukup menyenangkan karena tiba2 malam sudah menunjukkan jam 21.30 dan perut mulai berontak minta diisi. Aku baru tersadar bahwa tepat 15 jam perutku belum terisi nasi sama sekali. Pantesan laper banget...!!!
Obrolan dilanjutkan kami bertiga diwarung nasgor bawah Pasopati. Topiknya tentang bagaimana informasi membanjiri kehidupan, bikin orang bingung lagi bagaimana memanfaatkan keberlimpahan informasi ini. Aku lupa tuk bersyukur mungkin tak banyak orang seberuntung aku bisa menikmati anugerah seperti ini. Tetapi sungguh internet telah seperti belantara informasi yang membuat orang begitu mudah tersesat didalamnya.
Untung ada Google yang cukup mempermudah segalanya, tetapi tetap aja, untuk mencari sekeping informasi yang sesuai dengan yang kita butuhkan susahnya minta ampun. Dan aku rasa pada akhirnya bukan seberapa besar kita tahu tentang info terkini, tetapi apa tujuan kita dan bagaimana untuk tetap selalu memfokuskan segala aktifitas untuk mencapai tujuan itu, ditengah keriuhan informasi yang berlalu lalang. Ujung-ujungnya dibutuhkan semakin besar kebijakan untuk memisahkan antar informasi itu sehingga kita tetap bisa mengarunginya dengan selamat.
11 January 2008
Terimakasih Sinar Pagi
Pagi ini kurasakan kenikmatan yang tiada tara dan kubilang keajaiban pagi. Matahari bersinar begitu cerahnya, tidak ada udara dingin yang berhembus, dan tidak ada mendung yang menggantung. Suasana yang luar biasa tepat untuk menjalani hari. Setelah tidur kurang lebih 3 jam dan mendengar berita kurang baik dari rumah, semuanya hilang begitu sinar mentari pagi muncul dan kehangatan mulai menyentuh tubuh.
Benar-benar ajaib apa yang kurasa, aku kira aku akan menjalani hari yang tidak menyenangkan karena mood yang dibawa berita dini hari itu. Ternyata sinar pagi mentari tidak membiarkan hati untuk terus berada dalam kemurungan. Aku merasa bersyukur masih menikmati pagi ini.
Sebenarnya ada sedikit rasa malu, kenapa aku baru kali ini bisa merasakan bahwa bangun pagi itu adalah sesuatu yang menyenangkan. Hampir 6 tahun terakhir ini aku memang jarang menikmati sinar mentari pagi. Yang ada adalah matahari sudah beranjak tinggi sekali, atau kesibukan menyita kenikmatan keheningan pagi. Aku jadi memahami mengapa orang2 MLM selalu bilang semangat pagi! Karena ada keajaiban di waktu yang dinamakan pagi.
Jadi selamat pagi dunia...:D
RENCANA ALLAH PASTI INDAH
KIetika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain.Aku yang sedang bermain dilantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan.Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain.Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.
Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut : "Anakku,lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."
Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku.Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil," Anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu."
Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah,dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali.Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.
Kemudian ibu berkata, "Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, Sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan. Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah, "Allah, apa yang Engkau lakukan?"
Ia menjawab : " Aku sedang menyulam kehidupanmu. " Dan aku membantah," Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?"
Kemudian Allah menjawab, " Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu dibumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu."
NB. jangan melihat dari bawah ke atas, tapi lihatlah dari atas ke bawah. Maka kita akan bersyukur dan bahagia akan kehidupan kita sekarang.Adrenalin kita akan meningkat.
10 January 2008
Tahun Baru Hijriah
Jika mo sedikit iseng, maka lucu juga ya bagaimana melihat ramalan Nabi Besar Muhammad SAW tentang umatnya kelak pelan2 terbukti. Besar dalam jumlah tapi tak punya arti. Salah satunya mungkin termasuk pergantian antar tahun. Lintasan pikiran nakal yang sama dengan kenapa banyak klub malam yang mengadakan ladies night setiap kamis malam, bukan malam yang lain. Apakah ini bagian dari kebiasaan untuk membuat mahzab hedon makin kuat? Karena lagi2 jika mo jadi Islam yang baik maka setiap malam jumat harusnya kita mengaji atau memperbanyak dzikir. Setahuku sih tidak ada pengajian di klab malam...:D Tapi sudahlah Ndik, stop jadi idealis, tetaplah jadi orang realis yang memijak bumi.
Sekarang sih cukuplah aku menjaga hati, pikiran dan tindakan serta ibadahku, karena kata para pakar kepemimpinan, ktika aku sudah mampu mengatur diriku sendiri maka aku akan siap untuk memimpin. Jadi, selamat tahun baru hijriah 1429 H, semoga pergantian tahun membawa kita hijrah dari hal2 dalam diri yang tidak baik menjadi baik. Dalam memaknai arti kita sebagai manusia.